Proyek Drainase Rp2,5 Miliar di Jalan Padang Pasir Disorot, Pelaksana Sulit Ditemui.
Kalimantanpost.online,- Proyek pembangunan drainase di kawasan Jalan Padang Pasir, Kelurahan Sekok, Kota Singkawang, dengan nilai anggaran mencapai Rp2,5 miliar, menjadi sorotan masyarakat.
Proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut diduga menyisakan sejumlah persoalan yang memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan dan transparansi pelaksanaannya.
Matrial yang tidak sesuai standar (kayu crocok diperkirakan hanya 1 meter lebih)
Berdasarkan pantauan awak media KP di lokasi proyek pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, aktivitas pekerjaan masih berlangsung. Namun, ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek, sejumlah pekerja di lapangan terkesan enggan memberikan keterangan mengenai proses pengerjaan maupun spesifikasi material yang digunakan.
Para pekerja yang ditemui menyebutkan bahwa mandor maupun pengawas proyek sedang tidak berada di lokasi saat awak media melakukan pemantauan dan upaya konfirmasi.
Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya terkait keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek yang dibiayai menggunakan anggaran publik. Padahal, transparansi mengenai spesifikasi teknis pekerjaan, mutu material, serta sistem pengawasan merupakan bagian penting dalam menjamin kualitas hasil pembangunan dan akuntabilitas penggunaan keuangan negara.
Selain itu, sejumlah warga sekitar juga mulai mempertanyakan kualitas pekerjaan yang tengah dilaksanakan. Menurut mereka, proyek drainase dengan nilai anggaran yang cukup besar seharusnya dikerjakan secara profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Awak media KP telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek mengenai spesifikasi teknis pekerjaan, jenis material yang digunakan, serta mekanisme pengawasan selama proses pembangunan berlangsung. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak mandor, pengawas lapangan, maupun kontraktor pelaksana belum berhasil ditemui untuk memberikan penjelasan resmi.
Masyarakat berharap instansi teknis terkait serta aparat pengawas internal pemerintah dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, serta memenuhi standar mutu konstruksi.
Sebagai proyek yang bersumber dari uang rakyat, pembangunan drainase diharapkan mengedepankan prinsip transparansi, profesionalitas, dan keterbukaan informasi publik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila di kemudian hari ditemukan adanya penyimpangan, ketidaksesuaian spesifikasi, maupun potensi kerugian negara, masyarakat berharap pihak berwenang dapat mengambil langkah tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penulis.jbs
Belum ada Komentar untuk "Proyek Drainase Rp2,5 Miliar di Jalan Padang Pasir Disorot, Pelaksana Sulit Ditemui."
Posting Komentar