Pontianak Tuan Rumah Rakernas Arsada Ke-16, Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Daerah
Kalimantanpost.online.-
Pontianak - Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-16 di hotel Novotel Pontianak pada Kamis (11/6). Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan yang diwakili Direktur Tata Kelola pelayanan kesehatan Rujukan Direktorat Kesehatan Lanjutan Kemenkes, dr. Okthi Palupi Rahayuningtyas, MPH., MH.Kes., bersama Gubernur Kalbar H. Ria Norsan. Rapat Kerja Nasional XVI ARSADA mengangkat tema “Mewujudkan RSD Unggul melalui Transformasi Tata Kelola Serta Reformasi Pelayanan Berbasis Penguatan Sumber Daya Manusia dan Keuangan".
Rakernas Arsada ke-16 diikuti oleh sekitar 400 peserta terdiri dari direksi manajemen RSUD, anggota DPRD, Dewan Pengawas RSUD, manajer dan pengelola teknis RSUD dan Pengurus Arsada se-Indonesia.
Ketua Arsada Kalimantan Barat, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Kota Pontianak resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakernas Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (Arsada) yang ke-16.
"Ini adalah satu event yang mengumpulkan semua rumah sakit daerah di seluruh Indonesia dan juga pengurus-pengurus wilayah Arsada seluruh Indonesia bersama pengurus pusat untuk membahas isu-isu permasalahan rumah sakit daerah. Baik dari aspek tata kelola rumah sakit maupun dari aspek regulasi
yang terkait dengan pengelolaan rumah sakit daerah. Beberapa isu yang akan diangkat adalah kaitannya dengan tata kelola rumah sakit daerah sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," terangnya.
Ia menerangkan bahwa di Indonesia rumah sakit daerah dengan BLUD punya dinamika yang beragam, ada yang sudah mandiri, ada yang menuju mandiri, dan ada juga yang betul-betul belum mandiri.
Dan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, rumah sakit daerah untuk melakukan tata kelola tanpa adanya bantuan, dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah daerah. Jadi ini yang akan dibahas dan juga beberapa regulasi-regulasi yang terkait dengan tata kelola.
Perkiraanan sementara ini sekitar 20-25% rumah sakit di Indonesia yang sudah mandiri. Selebihnya belum mandiri. Artinya masih ada yang baru 60-70% pendapatannya untuk biaya operasional. Sementara itu untuk bisa dikategorikan mandiri kalau pendapatan BLUD sudah mencapai 80% ke atas, bebernya.
Ketua Arsada Kalbar, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD dr. Sudarso Pontianak ini juga menyampaikan bahwa rumah sakit Sudarso Pontianak dalam kurun waktu 4-3 tahun belakangan ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dalam pendapatan BLUD.
Pendapatan BULD RSUD dr. Sudarso Pontianak saat ini mencapai 86% persen, dan merupakan salah satu rumah sakit daerah yang menjadi best practice.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dengan pemerintah daerah yang terus memberikan dukungan dana belanja modal untuk pengembangan sarana dan prasarana hospitalitas.
drg. Hary Agung juga mengatakan bahwa masih ada banyak tantangan dalam hal pelayanan. Sebagai rumah sakit daerah, kuantitas pasien yang dilayani sangat tinggi, di mana lebih dari 90% merupakan pasien JKN/BPJS. Di RSUD dr. Soedarso sendiri, kunjungan rawat jalan bisa mencapai 800 hingga 1.000 pasien per hari, sedangkan instalasi gawat darurat (IGD) melayani 80 hingga 120 pasien per hari.
Seluruh rumah sakit daerah didorong untuk terus meningkatkan kualitas teknologi, kecepatan layanan, serta keramahan (hospitality), supaya masyarakat lokal tetap memercayakan kesehatannya pada rumah sakit dalam negeri dan tidak memilih berobat ke luar negeri, seperti ke Kuching atau Kuala Lumpur. Tenaga kesehatan juga terus ditingkatkan guna meminimalisir kesalahan diagnosis melalui peningkatan pengetahuan yang berkelanjutan.
Penyelenggaraan Rakernas Arsada XVI menjadi rangkaian menuju Musyawarah Nasional (Munas) tahun depan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Di antaranya berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Wamendagri), Kementerian Kesehatan, KemenPAN-RB, Ombudsman RI, serta para praktisi rumah sakit daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. (Lisa)
Belum ada Komentar untuk "Pontianak Tuan Rumah Rakernas Arsada Ke-16, Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit Daerah"
Posting Komentar