Postingan Dugaan Monopoli Lisdes Air Nyuruk Mendadak Hilang, Picu Tanda Tanya Publik

Sintang, Kalimantanpost.online – Polemik dugaan praktik monopoli dan intimidasi dalam Program Listrik Masuk Desa (Lisdes) di Desa Air Nyuruk, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, semakin menjadi perhatian publik setelah sebuah unggahan di media sosial yang membahas persoalan tersebut tiba-tiba hilang.

Unggahan yang sebelumnya beredar luas di salah satu akun media sosial yang dikenal aktif mengangkat isu-isu kritis di Kalimantan Barat itu, dilaporkan tidak lagi dapat diakses tanpa adanya penjelasan atau klarifikasi lanjutan dari pihak pengelola akun.

Hilangnya postingan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Sejumlah warganet mempertanyakan alasan penghapusan konten yang memuat dugaan praktik monopoli vendor, intimidasi terhadap warga, hingga isu gratifikasi dalam pelaksanaan program Lisdes di desa tersebut.

Sebelumnya, dalam unggahan yang beredar, disebutkan adanya keterlibatan seorang pria berinisial ED yang dikenal sebagai “Duta Listrik”. Ia diduga mengarahkan warga untuk menggunakan vendor tertentu dalam proses instalasi listrik. Selain itu, muncul pula informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk aparat desa, dalam proses tersebut.

Unggahan itu juga memuat informasi mengenai dugaan biaya instalasi listrik yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, serta adanya indikasi pengondisian terhadap vendor lokal yang ingin terlibat dalam proyek tersebut.

Namun, sejak postingan tersebut tidak lagi tersedia, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan apakah konten tersebut dihapus, ditarik, atau mengalami kendala teknis. Kondisi ini justru memperkuat perhatian publik terhadap isu yang diangkat.

Sejumlah pihak menilai, hilangnya informasi di ruang publik tanpa penjelasan berpotensi menimbulkan spekulasi yang lebih luas. Masyarakat pun berharap adanya klarifikasi terbuka dari pihak terkait, baik mengenai isi informasi yang sebelumnya beredar maupun alasan di balik tidak dapat diaksesnya postingan tersebut.

Di sisi lain, hingga saat ini, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan media juga belum memperoleh tanggapan.

Kasus ini menambah daftar persoalan yang mencuat dalam pelaksanaan program Lisdes di sejumlah wilayah. Publik kini menunggu transparansi dan penjelasan dari pihak terkait guna memastikan kejelasan informasi yang berkembang di masyarakat. (Tim Redaksi)

Belum ada Komentar untuk "Postingan Dugaan Monopoli Lisdes Air Nyuruk Mendadak Hilang, Picu Tanda Tanya Publik"

Posting Komentar