Dedi Saputra Klarifikasi Penangkapan, Bantah Diamankan Saat Berkhutbah

Bengkayang Kalimantanpost.online – Dedi Saputra memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar mengenai dirinya yang disebut-sebut ditangkap saat sedang berkhutbah. Dalam pernyataannya kepada tim redaksi, Dedi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Peristiwa pengamanan itu terjadi pada Rabu siang, usai dirinya pulang dari gereja dan berbelanja kebutuhan bulanan serta mingguan di Pasar Bengkayang. Saat itu, Dedi sedang dalam perjalanan menuju gereja di Jalan Lembah Bawang. Ia menjelaskan bahwa penangkapan bukan terjadi saat kegiatan ibadah, melainkan di tengah perjalanan setelah beraktivitas seperti biasa.
“Tidak benar kalau saya ditangkap dalam keadaan sedang berkhutbah. Ibadah kami dilaksanakan hari Minggu, bukan hari Rabu,” ujar Dedi.
Menurutnya, proses pengamanan dilakukan secara baik oleh aparat kepolisian. Ia menyebut kehadiran anggota dari Polda Aceh, yakni Mawardi dan Adam, yang dinilai bertindak bijaksana selama proses berlangsung. Dedi juga menegaskan bahwa dirinya tidak diborgol sejak awal diamankan.
Bahkan, ia mengaku masih diberi kesempatan untuk mengantarkan kendaraan gereja terlebih dahulu sebelum akhirnya dibawa ke Polres Bengkayang. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Polda Kalimantan Barat di Pontianak untuk proses lebih lanjut.
Dedi berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Ia juga memohon doa agar diberi kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan yang sedang dijalani.
“Mohon doanya, semoga Tuhan memberi saya kebijaksanaan,” tutupnya. Tim Redaksi 

Belum ada Komentar untuk "Dedi Saputra Klarifikasi Penangkapan, Bantah Diamankan Saat Berkhutbah"

Posting Komentar