Pemerintah Desa Kabupaten Sekadau Dorong Kemandirian Pemuda Lewat Pengembangan Usaha Ayam Petelur
Sekadau, Kalimantanpost.online – Pemerintah Desa Nanga Menterap, Kecamatan Sekadau Hulu, mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda melalui program pengembangan usaha ayam petelur. Inisiatif ini menempatkan pemuda sebagai motor utama pengelolaan usaha, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menciptakan ekosistem usaha berbasis agribisnis yang produktif dan berkelanjutan.
Program yang mulai dijalankan sejak November 2025 ini merupakan upaya pemerintah desa dalam menciptakan ruang belajar, lapangan kerja, sekaligus wadah pembentukan jiwa kewirausahaan bagi pemuda setempat. Kepala Desa Nanga Menterap, Yachob, menyampaikan bahwa pemberdayaan pemuda menjadi fokus utama agar mereka mampu berperan aktif dalam pembangunan desa.
“Kami ingin memberikan ruang yang nyata bagi pemuda untuk berusaha dan meningkatkan kemampuan ekonomi. Melalui usaha ayam petelur ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung terlibat dalam pengelolaan usaha,” ujarnya pada Kamis (20/11/2025).
Program ini tidak hanya difokuskan pada produksi telur, tetapi juga mendorong keterlibatan pemuda dalam rantai usaha secara menyeluruh, mulai dari perawatan ayam, pengelolaan kandang, distribusi, hingga pemasaran. Dengan pola ini, pemerintah desa berharap aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih dinamis dan memberi dampak pada sektor UMKM serta pedagang lokal.
Selain itu, usaha ayam petelur juga diproyeksikan mendukung ketahanan pangan desa. Dengan ketersediaan telur yang stabil, desa memiliki peluang memperkuat suplai bahan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah melalui BUMDes.
Sebagai tahap awal, pemerintah desa telah menetapkan lokasi pembangunan kandang di Dusun TK Dharma, SP 6. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai aman dari ancaman banjir, mudah diakses, dan berada pada jarak yang ideal dari permukiman warga. Konstruksi kandang akan disesuaikan dengan kapasitas populasi ayam yang akan dikelola oleh para pemuda.
Untuk menjamin keberlanjutan dan memperluas jaringan usaha, pemerintah desa juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra, baik dari unsur masyarakat, lembaga desa, maupun pihak swasta. Di antaranya adalah Credit Union (CU) serta jaringan pemasaran Agro yang siap mendukung distribusi telur hingga ke wilayah kabupaten.
“Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis usaha ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Yachob.
Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis pemuda dan penguatan ekosistem usaha desa, Pemerintah Desa Nanga Menterap berharap program ayam petelur ini mampu menciptakan peluang ekonomi baru yang memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga.
(Stepanus/*)
Belum ada Komentar untuk "Pemerintah Desa Kabupaten Sekadau Dorong Kemandirian Pemuda Lewat Pengembangan Usaha Ayam Petelur"
Posting Komentar