Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau Keluarkan Imbauan Keselamatan Transportasi Sungai di Tengah Cuaca Ekstrem

Sekadau, Kalimantanpost.online– Intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang dalam sepekan terakhir mendorong Pemerintah Kabupaten Sekadau mengambil langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan warga pengguna transportasi sungai. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas penyeberangan, terutama di wilayah yang bergantung pada jasa ojek perahu.

Cuaca ekstrem terjadi hampir setiap sore dan bertepatan dengan jam sibuk penyeberangan di sejumlah dermaga Sungai Kapuas. Kondisi ini menimbulkan risiko tambahan bagi para pengemudi dan penumpang, mengingat gelombang sungai dapat meningkat dengan cepat ketika hujan turun dan angin bertiup kencang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau, Hermansyah, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam situasi cuaca tidak menentu. Ia meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri menyeberang jika melihat tanda-tanda cuaca memburuk.

“Ketika hujan deras dan angin kencang terjadi bersamaan, gelombang dapat naik dan arus menjadi lebih kuat. Ini sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan jika perjalanan tetap dipaksakan,” ujar Hermansyah, Selasa (25/11/2025).

Ia mengingatkan bahwa fenomena angin kencang umumnya berlangsung singkat, sehingga warga disarankan menunggu hingga kondisi lebih aman sebelum menyeberang. “Cukup tunggu beberapa menit. Begitu cuaca stabil, risiko jauh lebih kecil,” jelasnya.

Peringatan tersebut sejalan dengan peringatan dini cuaca dari BMKG Kalimantan Barat yang menyebutkan bahwa potensi hujan lebat dan angin kencang di wilayah Sekadau diprediksi berlangsung hingga 27 November 2025. Dishub menyatakan bahwa informasi tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan langkah mitigasi di lapangan.

Selain imbauan bagi penumpang, Hermansyah juga meminta operator ojek perahu untuk selalu mengecek kondisi perahu, memastikan alat keselamatan seperti pelampung tersedia, serta waspada saat memulai perjalanan. Menurutnya, transportasi sungai merupakan moda vital bagi masyarakat tepian sungai, sehingga keamanan pengoperasiannya harus diperhatikan secara serius.

“Transportasi sungai adalah urat nadi bagi banyak warga. Karena itu, keselamatan penumpang tidak boleh dinegosiasikan,” tegasnya.

Dishub Sekadau berharap langkah ini dapat menekan potensi kecelakaan di sungai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas sehari-hari, terutama selama periode cuaca ekstrem.

(Stepanus/*) 

Belum ada Komentar untuk "Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau Keluarkan Imbauan Keselamatan Transportasi Sungai di Tengah Cuaca Ekstrem"

Posting Komentar