Efisiensi Anggaran Hambat Pemantapan Jalan di Sanggau, Baru 26% Jalan dalam Kondisi Mantap

Sanggau, Kalimantanpost.online — Efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional turut berdampak pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sanggau. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Sanggau, Rosian Ardi, ST., MT., mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran menyebabkan sejumlah target pembangunan jalan dan jembatan tidak dapat tercapai pada tahun 2025.

"Memang tidak hanya di Sanggau, hampir semua kabupaten/kota mengalami efisiensi anggaran. Akibatnya, banyak target yang direncanakan tidak dapat terlaksana, terutama dalam hal pemantapan jalan dan jembatan," ujarnya.

Rosian menyebutkan bahwa dari total panjang jalan kabupaten sekitar 960 kilometer, saat ini baru sekitar 26 persen atau sekitar 250 kilometer yang berada dalam kondisi mantap. Artinya, sebagian besar ruas jalan masih memerlukan perbaikan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Untuk tahun 2025, pihaknya menargetkan penanganan terhadap sekitar 30 ruas jalan, dengan prioritas di beberapa titik strategis seperti Tayan-Meliau, Gunung Kuluali-Sebut, Borok-Bonti, hingga konektivitas Jalan Sejua-Noyan serta ruas menuju perbatasan seperti Kuyak Segumun-Sungai Tekam.

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Rosian menegaskan pihaknya akan tetap memaksimalkan pelaksanaan pembangunan dengan sumber daya yang ada. Ia juga berharap agar ke depan alokasi anggaran infrastruktur bisa ditingkatkan, mengingat pemantapan jalan merupakan kunci utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dari anggaran awal sekitar Rp150 miliar, kini hanya tersisa Rp90 miliar. Hampir separuhnya hilang. Tentu kami berharap ke depan anggaran ini dapat kembali ditingkatkan agar target pembangunan jalan dapat tercapai secara maksimal," pungkasnya.

(Tim/Redaksi) 

Belum ada Komentar untuk "Efisiensi Anggaran Hambat Pemantapan Jalan di Sanggau, Baru 26% Jalan dalam Kondisi Mantap"

Posting Komentar