Misa Paskah Di Gereja Katolik Paroki Pandan Dipadati Umat, Ini Pesan Pastor Adrianus Diri

Sintang, Kalbar - Ratusan umat Katolik mengikuti perayaan misa Paskah di Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Pandan, keuskupan Sintang, Kalimantan Barat, Minggu (31/3/24) yang dipimpin oleh Pastor Adrianus Diri. 

Tampak didalam Gereja penuh oleh umat yang hadir dan juga diluar Gereja tampak tenda yang sudah disiapkan oleh pihak paroki juga terisi penuh oleh kehadiran umat yang ikut beribadah untuk mengikuti perayaan misa Paskah.


Paskah adalah suatu perayaan untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus merupakan suatu peristiwa yang sangat penting dalam kehidupan umat katolik. 

Kita ketahui bahwa Gereja di seluruh dunia merayakan kemenangan Kristus atas maut, dengan doa dan pujian kemenangan, yang diperingati setiap hari raya paskah karena pada hari raya Paskah adalah merayakan kebangkitanNya.


Hari raya Paskah mengakhiri masa persiapan Paskah selama 40 hari, yang dilalui dengan doa dan puasa oleh umat katolik di seluruh dunia, adapun masuk masa puasa dimulai dengan Rabu Abu, maka Umat Katolik membubuhkan tanda salib di dahinya dengan abu, sebagai tanda berduka cita atas dosa-dosanya. Sedangkan minggu-minggu sengsara dimaksudkan untuk mengenang masa puasa Kristus di padang gurun selama 40 hari sebelum memulai misinya di dunia. 


Umat Katolik mencoba untuk menghilangkan kebiasaan buruk dengan menahan diri tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan atau memakan makanan kesukaannya pada waktu minggu sengsara. Minggu terakhir sebelum Paskah, dimulai dengan Minggu Palma, hingga hari minggu Paskah, disebut sebagai minggu suci.


Dalam Pekan Suci umat Kristen, terutama Kristen Katolik, mempe- ringati kematian dan kebangkitan Yesus dari kubur. Pekan Suci sendiri terdiri dari lima bagian:

Minggu Palma (Palem), saat Yesus masuk kota Yerusalem dan disambut serta dielu-elukan sebagai seorang raja.

Kamis Putih, saat Yesus mengadakan Perjamuan Malam terakhir bersama para muridNya,

Jumat Agung, saat Yesus diadili dan dijatuhi hukuman mati oleh wali negeri Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan.

Sabtu Suci, saat Yesus turun ke tempat penantian, ke dunia orang mati, untuk mengabarkan Injil.

Hari Minggu Paskah, saat Yesus bangkit kembali dari antara orang mati.


Pastor Adrianus Diri dalam khotbahnya menyampaikan pesan adalah "Hiduplah jadi orang yang selalu melihat kebenarannya, jangan mudah percaya berita hoax, ibarat jaman sekarang cek dan ricek, supaya kita tidak mudah menyebarkan berita bohong, nah jangan dapat berita jadi langsung diteruskan atau dibagikan tampa di cek kebenarannya" pesan Pastor Adrianus Diri mengingatkan umatnya.


Adrianus Diri mengatakan "ketika Maria Magdalena menyampaikan bahwa Yesus telah bangkit dari kuburnya kepada murid-murid Yesus, tetapi tidak ada yang percaya, dipikirnya adalah hoax, sehingga para murid-muridnya bergegas datang ke lokasi makamnya untuk membuktikannya, setelah mereka lihat sendiri maka barulah mereka percaya bahwa itu memang benar adanya" terangnya.


"Mari kita cari kebenaran, sehingga kita memperoleh keselamatan dalam hidup kita, jadilah manusia baru dan meninggalkan kebiasaan lama yang tidak bermanfaat sehingga kebangkitan dalam kehidupan menjadi manusia yang baru dalam keluarga dan masyarakat", pesannya.


Usai perayaan misa paskah, semua umat bersalaman satu sama lain, sebagai bentuk rasa syukur menyambut hari raya paskah yang penuh sukacita dengan mengucapkan salam Alleluya. 


Penulis. : Tinus Victoria (bang yai) 


 

Belum ada Komentar untuk "Misa Paskah Di Gereja Katolik Paroki Pandan Dipadati Umat, Ini Pesan Pastor Adrianus Diri"

Posting Komentar