Diguyur Hujan Deras, Rumah Sakit Harapan Bersama Singkawang Kebanjiran, Air Masuk Bangsal
SINGKAWANG, Kalimantanpost.online – Hujan deras yang mengguyur Kota Singkawang pada Senin malam (14/09/2026) menyebabkan Rumah Sakit Umum Harapan Bersama Singkawang terendam banjir. Air bahkan dilaporkan masuk hingga ke area bangsal atau ruang perawatan pasien.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran sekaligus keluhan dari keluarga pasien yang tengah menunggu anggota keluarganya menjalani perawatan. Banjir di lingkungan rumah sakit dinilai bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan pasien, keluarga, tenaga medis, serta keberlangsungan pelayanan kesehatan.
Genangan air yang masuk ke ruang perawatan berpotensi menimbulkan sejumlah risiko serius apabila tidak segera ditangani.
Berpotensi Ganggu Pelayanan Medis
Salah satu risiko yang perlu menjadi perhatian adalah kemungkinan kerusakan peralatan medis. Air yang masuk ke ruang perawatan dapat mengenai perangkat elektronik maupun peralatan kesehatan yang membutuhkan kondisi lingkungan yang aman dan kering.
Selain itu, genangan air juga meningkatkan risiko korsleting listrik. Kondisi tersebut tentu menjadi persoalan serius, terlebih apabila terjadi di ruangan yang membutuhkan dukungan listrik secara terus-menerus untuk menunjang pelayanan pasien.
Dalam kondisi terburuk, pasien bahkan dapat membutuhkan evakuasi atau pemindahan darurat ke ruangan lain. Proses pemindahan pasien, khususnya pasien dengan kondisi kritis, tentunya memiliki risiko tersendiri dan harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Ancaman Kebersihan dan Infeksi
Banjir juga membawa persoalan dari sisi sanitasi. Air yang masuk ke lingkungan rumah sakit berpotensi bercampur dengan kotoran, limbah, maupun berbagai sumber pencemar lainnya.
Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena lingkungan rumah sakit harus memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ketat untuk mencegah penyebaran infeksi.
Apalagi, Rumah Sakit Harapan Bersama berada di tengah kawasan permukiman warga. Apabila air banjir tercemar dan tidak segera ditangani, dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan sanitasi yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan rumah sakit, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat di sekitarnya.
Perlu Evaluasi Sistem Drainase
Peristiwa ini menjadi momentum bagi pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan pengendalian genangan di kawasan rumah sakit.
Pihak rumah sakit maupun pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan bahwa saluran pembuangan air, sistem drainase, serta fasilitas penunjang lainnya mampu menghadapi curah hujan tinggi.
Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman bagi pasien, bukan justru menimbulkan kekhawatiran akibat persoalan banjir.
Karena itu, diperlukan langkah cepat dan evaluasi serius agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama demi menjamin keselamatan pasien dan menjaga pelayanan medis tetap berjalan secara optimal.
Penulis.jbs
Kalimantanpost.online – Mengawal informasi, menyuarakan kepentingan publik.
Belum ada Komentar untuk "Diguyur Hujan Deras, Rumah Sakit Harapan Bersama Singkawang Kebanjiran, Air Masuk Bangsal"
Posting Komentar