Polda Kalbar Terima Personel BKO Korps Brimob Polri Untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak - Polda Kalbar menerima 300 personel BKO Korps Brimob Polri untuk memperkuat Satgas Aman Nusa II dalam penanganan Karhutla di wilayah hukum Polda Kalbar. Selasa (25/08/26).
Ratusan personel tersebut terdiri dari 190 personel Pasukan Pelopor II Korps Brimob Polri dan 110 personel Satbrimob Polda Bali.
Kehadiran personel BKO tersebut bukan hanya untuk menambah jumlah personel di lapangan, tetapi juga untuk memperkuat upaya deteksi dini, pencegahan, respons cepat, hingga pengendalian karhutla secara terpadu yang menjadi bagian dari upaya Polda Kalbar untuk meningkatkan kesiapan dan mempercepat penanganan karhutla di delapan wilayah prioritas yakni di Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Melawi.
Penempatan personel BKO di wilayah prioritas tersebut diharapkan dapat memperkuat pos tanggap darurat sekaligus mendekatkan personel dengan lokasi yang rawan terjadi Karhutla agar waktu respons dapat dipersingkat apabila ditemukan kebakaran.
Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., meminta kepada personel BKO Korps Brimob Polri untuk memahami kondisi wilayah penugasan, termasuk sumber air, akses menuju lokasi, kondisi lahan gambut, pola cuaca, serta titik-titik rawan kebakaran.
Hal tersebut penting untuk mendukung kesiapsiagaan dan keselamatan personel saat menjalankan tugas dan meminta kepada personel BKO Korps Brimob Polri untuk melakukan patroli terpadu dan pengecekan langsung ke lapangan, terutama terhadap titik api yang telah terdeteksi.
Setiap informasi terkait potensi kebakaran harus segera diverifikasi dan ditindaklanjuti melalui pemadaman, pendinginan, maupun pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam serta meminta kepada personel BKO Korps Brimob Polri untuk memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak terkait.
Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena dampaknya dapat menyentuh lingkungan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat. Kapolda Kalbar juga mengingatkan kepada personel Polres jajaran dan Satbrimob Polda Kalbar yang berada di daerah untuk aktif membantu personel BKO Korps Brimob Polri dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran yang tidak terkendali serta pentingnya segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran.
Kehadiran personel BKO diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam pengendalian karhutla di Provinsi Kalbar. Penugasan personel Korps Brimob Polri di Provinsi Kalbar ini menjadi bentuk kehadiran Polri yang responsif, profesional, dan dekat dengan masyarakat.
“Kehadirian kami disini bertujuan untuk memperkuat kesiapan Polda Kalbar dalam menghadapi Karhutla di Provinsi Kalbar, mulai dari deteksi dini, pencegahan, patroli, hingga penanganan kebakaran di lapangan. Nantinya kami akan disebar ke delapan wilayah yaitu Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Bengkayang, Sanggau, dan Melawi.
Penempatan kami ke wilayah prioritas tersebut diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi kebakaran, karena kami berada lebih dekat dengan lokasi yang rawan Karhutla. Nantinya kami akan melakukan patroli dan pengecekan langsung terhadap titik api yang terdeteksi dan segera akan kami tindaklanjuti dengan upaya pemadaman, pendinginan, dan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam.
Selain melakukan upaya tersebut nantinya kami yang dibantu dengan personel kewilayahan dan personel Satbrimob Polda Kalbar akan emberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya pembakaran lahan yang tidak terkendali. Kapolda Kalbar juga meminta kami untuk memanfaatkan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia, seperti pos tanggap darurat, kendaraan, peralatan pemadaman, sumber air, drone, command center, dan sistem informasi.
Kami berharap dengan hadirnya kami disini bisa membantu Polda Kalbar untuk menangani Karhutla dengan cepat dan efektif serta bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Provinsi Kalbar yang terdampak Karhutla.
Penugasan kami di Polda Kalbar ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir, responsif, dan bekerja bersama masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla di Provinsi Kalbar," ucap Danpas Brimob II Korps Brimob Polri Brigjen Pol Heru Novianto, S.I.K., M.Han..
Sumber: PID Brimob Polda Kalbar
Editor: Lisa
Belum ada Komentar untuk "Polda Kalbar Terima Personel BKO Korps Brimob Polri Untuk Perkuat Penanganan Karhutla"
Posting Komentar