MADN Imbau Masyarakat Dayak se-Kalimantan Jaga Hutan, Jangan Bakar Lahan
KALBAR, Kalimantanpost.online – Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) mengimbau seluruh masyarakat adat Dayak di Kalimantan untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan Martin Bila kepada seluruh masyarakat adat se-Kalimantan melalui Dewan Adat Dayak (DAD) tingkat provinsi, DAD kabupaten/kota, serta berbagai elemen masyarakat Dayak.
Martin Bila menegaskan, hutan bukan hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan dan warisan leluhur masyarakat Dayak. Karena itu, kelestariannya harus dijaga secara bersama-sama dan tidak boleh dirusak dengan tindakan yang dapat menimbulkan kebakaran maupun kerusakan lingkungan.
“Jangan membakar hutan dan lahan. Jagalah tempat leluhur kita, hutan dengan baik,” imbau Martin Bila.
Menurutnya, upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. DAD di setiap daerah diharapkan dapat meneruskan pesan tersebut kepada masyarakat adat hingga tingkat desa dan komunitas.
Selain mencegah kebakaran, masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga hutan dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem.
MADN berharap imbauan tersebut menjadi pengingat bersama bahwa menjaga hutan berarti menjaga warisan leluhur sekaligus melindungi kehidupan generasi mendatang. Pencegahan karhutla dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
(Tim Redaksi)
Belum ada Komentar untuk "MADN Imbau Masyarakat Dayak se-Kalimantan Jaga Hutan, Jangan Bakar Lahan"
Posting Komentar