Ketika Patroli Berubah Jadi Ruang Dialog, Polisi Sengah Temila Rangkul Remaja dan Ingatkan Bijak Bermedsos
Polsek Sengah Temila ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana santai di sebuah tempat nongkrong pada Kamis malam (13/8/2026) mendadak menjadi ruang dialog yang edukatif. Di sela pelaksanaan patroli malam, personel Polsek Sengah Temila, Polres Landak, menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan sejumlah remaja putri yang tengah berkumpul.
Bukan sekadar memastikan situasi tetap aman, kehadiran polisi dalam patroli tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi secara langsung dengan kalangan remaja. Dengan pendekatan humanis dan suasana yang santai, petugas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, khususnya terkait pentingnya menjaga pergaulan, menghindari kenakalan remaja, serta menggunakan media sosial secara bijak.
Dalam kesempatan tersebut, para remaja diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten negatif di media sosial. Polisi juga mengajak mereka untuk lebih berhati-hati dalam membuat, membagikan, maupun memberikan komentar terhadap suatu konten agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pesan tersebut dinilai penting di tengah semakin dekatnya kehidupan generasi muda dengan dunia digital. Media sosial dapat menjadi sarana positif untuk belajar, berkarya, dan berkomunikasi, namun juga dapat menimbulkan persoalan apabila digunakan tanpa mempertimbangkan etika dan konsekuensinya.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa patroli malam merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah munculnya berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli tidak hanya kami lakukan untuk melihat situasi keamanan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk hadir dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat, termasuk para remaja. Kami ingin memberikan pemahaman dan mengajak mereka bersama-sama menjaga kamtibmas,” jelas AKP Triyono.
Menurutnya, pendekatan dialogis menjadi salah satu cara yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada generasi muda. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau gangguan keamanan, tetapi juga berupaya melakukan pencegahan melalui edukasi dan komunikasi.
Lanjut Kapolsek menambahkan, para remaja perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan agar tidak mudah terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan, baik di lingkungan pergaulan maupun melalui aktivitas di dunia maya.
“Kami mengimbau adik-adik remaja agar bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya atau ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, jangan membuat konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan hindari pergaulan yang dapat membawa kepada tindakan negatif,” tambahnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk tidak lepas dari pengawasan dan komunikasi dengan anak-anak mereka. Menurutnya, perhatian keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta menentukan lingkungan pergaulan anak.
“Pengawasan bukan berarti membatasi, tetapi memastikan anak-anak kita berada dalam lingkungan yang baik. Mari bersama-sama memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang, namun tetap diarahkan agar mampu membedakan mana yang baik dan mana yang dapat merugikan masa depan,” tegasnya.
(Lisa)
Belum ada Komentar untuk "Ketika Patroli Berubah Jadi Ruang Dialog, Polisi Sengah Temila Rangkul Remaja dan Ingatkan Bijak Bermedsos"
Posting Komentar