Cegah Narkoba Masuk Jalur Perairan, Ditpolairud Polda Kalbar Gandeng Masyarakat Pesisir

Kalimantanpost.online.-
Pontianak, Polda Kalbar - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Barat mengintensifkan strategi pencegahan masuknya narkotika melalui jalur perairan di wilayah Kalbar. Saat menjadi narasumber dialog interaktif di Studio RRI Pontianak bertema “Strategi Ditpolair Mencegah Masuknya Narkoba Jalur Air”, dijelaskan bahwa langkah ini sangat krusial mengingat garis pantai Kalbar mencapai 1.398 kilometer serta dialiri sungai besar seperti Sungai Kapuas, Melawi, dan Sambas yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. 

Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Kalbar AKBP Y. Andis Arya mengungkapkan bahwa pengawasan ketat menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan wilayah perairan. "Karakteristik perairan Kalbar yang luas membutuhkan penanganan terpadu dan pemetaan kerawanan secara presisi agar jalur-jalur tikus tidak disalahgunakan oleh jaringan pengedar," ujar Andis, Rabu (12/08).

Guna mengantisipasi potensi gangguan, Ditpolairud Polda Kalbar membagi wilayah ke dalam beberapa zona rawan serta membentuk 13 unit patroli yang bersinergi dengan Satpolair Polres jajaran. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, petugas berhasil menangani 14 kasus narkotika di wilayah Ketapang, Kendawangan, hingga Sungai Kapuas melalui 32 kali kegiatan patroli perairan. 

Selain pengawasan fisik, pencegahan diperkuat dengan pemanfaatan teknologi Automatic Identification System (AIS) yang terintegrasi Command Center serta patroli bersama Polisi Diraja Malaysia Wilayah 5 Sarawak. Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Kalbar AKBP Y. Andis Arya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas batas dan teknologi ini. "Pencegahan narkoba di perairan memadukan kekuatan teknologi, pemetaan wilayah, sinergi instansi, serta tindakan hukum yang tegas," tegas Andis.

Sejalan dengan komitmen menjaga kamtibmas dan menjalankan fungsi perlindungan masyarakat dari kejahatan transnasional, Polda Kalbar mengimbau nelayan, pekerja kapal, dan buruh pelabuhan untuk aktif menjadi mitra kepolisian melalui Polmas serta menghapus stigma keliru bahwa narkoba dapat menambah stamina. 

Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menegaskan peran penting partisipasi warga pesisir demi memutus rantai peredaran dari hulu ke hilir. "Sesuai tupoksi kepolisian, Polda Kalbar berkomitmen menjaga kamtibmas kondusif dan meminta masyarakat ikut menjaga perairan dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan; jauhilah narkoba karena bahayanya merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," tegas Bambang.

Sumber: Humas Polda Kalbar
(Lisa) 

Belum ada Komentar untuk "Cegah Narkoba Masuk Jalur Perairan, Ditpolairud Polda Kalbar Gandeng Masyarakat Pesisir"

Posting Komentar