Berawal dari Kepedulian, Urai Iswanto Dirikan Galeri Budaya Melayu Mahrum Anum demi Melestarikan Warisan Melayu Sambas
Kalimantanpost.online | Singkawang – Di tengah derasnya arus modernisasi, upaya pelestarian budaya daerah terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui pendirian Galeri Budaya Melayu Mahrum Anum yang berlokasi di Jalan Nusa Baru, Kelurahan Tengah, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang.
Galeri tersebut digagas dan didirikan oleh Urai Iswanto, seorang pegiat budaya yang memiliki garis keturunan ke-8 dari Sultan Muhammad Syafiuddin.
Berangkat dari kecintaannya terhadap warisan budaya Melayu Sambas, Urai Iswanto membangun galeri tersebut menggunakan dana pribadi sebagai bentuk komitmen untuk menjaga dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat.
Galeri yang juga menjadi kediaman pribadi Urai Iswanto ini menyimpan berbagai koleksi bernilai sejarah dan budaya Melayu, mulai dari busana adat, perlengkapan tradisional, hingga berbagai artefak yang mencerminkan kekayaan budaya Melayu Kalimantan Barat.
Menurut Urai Iswanto, kehadiran galeri tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal dan mencintai warisan leluhur.
"Awalnya saya hanya ingin budaya Melayu Sambas tetap lestari. Dari niat itulah akhirnya saya mendirikan Galeri Budaya Melayu Mahrum Anum dengan kemampuan dan dana pribadi," ujarnya.
Hingga saat ini, galeri tersebut telah dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, termasuk pelajar, mahasiswa, peneliti, serta pemerhati budaya yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai sejarah dan kebudayaan Melayu.
Dedikasi Urai Iswanto dalam melestarikan budaya juga mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Terbaru,
Galeri Budaya Melayu Mahrum Anum menerima Sertifikat Penghargaan dari Universitas Tanjungpura Pontianak sebagai galeri adat budaya Melayu yang dinilai berperan dalam mendukung pemajuan kebudayaan dan pengembangan objek pariwisata melalui eksplorasi tata rias istana serta busana budaya Melayu Kalimantan Barat.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa upaya pelestarian budaya yang dilakukan secara mandiri mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kebudayaan daerah.
Menutup wawancaranya dengan awak media Kalimantanpost.online, Urai Iswanto berharap budaya Melayu akan terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
"Harapan saya, budaya Melayu tetap lestari di tanah Kalimantan. Seperti pepatah Melayu mengatakan, Takkan Hilang Melayu Ditelan Zaman," ungkap Bang Urai.
Penulis.jbs
Belum ada Komentar untuk "Berawal dari Kepedulian, Urai Iswanto Dirikan Galeri Budaya Melayu Mahrum Anum demi Melestarikan Warisan Melayu Sambas"
Posting Komentar