Aipda Hendra Jadi Khotib Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Sampaikan Pentingnya Amal Jariyah dan Etika Bermedsos
Polres Melawi Polda Kalbar – Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Jumat (hari ini), saat Aipda Hendra dipercaya menjadi khotib di hadapan para jamaah.
Dalam khutbahnya, Aipda Hendra menyampaikan pesan keagamaan yang mendalam tentang amalan yang tidak terputus pahalanya meskipun seseorang telah meninggal dunia. Ia mengutip hadis dari Nabi Muhammad yang menyebutkan:
“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara.”
Aipda Hendra kemudian menjelaskan tiga amalan tersebut kepada jamaah.
Pertama, sedekah jariyah, yaitu amalan berupa sedekah yang manfaatnya terus dirasakan, seperti pembangunan masjid, sumur, sekolah, maupun penyediaan Al-Qur’an. Selama masih dimanfaatkan, pahala akan terus mengalir.
Kedua, ilmu yang bermanfaat, yakni ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan terus diamalkan, baik dalam bidang agama maupun kehidupan sehari-hari.
Ketiga, anak shalih yang mendoakan orang tuanya, di mana doa anak menjadi salah satu amalan yang terus mengalir bagi orang tua yang telah wafat.
Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa ketiga amalan tersebut dikenal sebagai amal jariyah, yaitu amalan yang pahalanya tidak terputus walaupun seseorang telah meninggal dunia.
Tak hanya itu, Aipda Hendra juga menyampaikan imbauan penting terkait penggunaan media sosial. Ia mengingatkan para suami agar menjaga keluarga, khususnya istri dan anak-anak, dari perbuatan yang dapat membuka aurat maupun mengumbar aib di media sosial.
“Perbuatan tersebut memiliki dosa besar, terlebih jika konten yang diposting terus tersebar dan dilihat banyak orang, maka dosanya bisa terus mengalir selama postingan itu masih ada,” tegasnya di hadapan jamaah.
Khutbah tersebut mendapat perhatian serius dari para jamaah, yang menilai pesan yang disampaikan relevan dengan kondisi saat ini, khususnya dalam menjaga akhlak di era digital.
Dengan penyampaian yang lugas dan menyentuh, Aipda Hendra berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam beramal serta berhati-hati dalam menggunakan media sosial demi kebaikan dunia dan akhirat.
Sumber: Humas Res Mlw (Arb)
Editor: Lisa
Belum ada Komentar untuk "Aipda Hendra Jadi Khotib Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Sampaikan Pentingnya Amal Jariyah dan Etika Bermedsos"
Posting Komentar