Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Kondisi Terminal Provinsi Kedamin Hulu yang Memprihatinkan

Kapuas Hulu, Kalimantanpost.online — Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Terminal Provinsi di Kedamin Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, yang dinilai sangat memprihatinkan dan jauh dari fungsi ideal sebuah terminal.

Menurut LAI, kondisi terminal tersebut saat ini lebih menyerupai kolam ikan dan tempat pembuangan sampah dibandingkan sebagai fasilitas pelayanan transportasi publik. Situasi ini dinilai mencerminkan kurangnya perhatian dari Dinas Perhubungan Provinsi terhadap infrastruktur strategis yang seharusnya menjadi wajah pelayanan negara kepada masyarakat.

“Terminal ini adalah fasilitas antarprovinsi dan antarnegara. Sangat disayangkan jika kondisinya dibiarkan rusak, tergenang air, dan tidak terawat. Pertanyaannya, mengapa Perhubungan Provinsi seolah menutup mata? Apakah memang tidak ada anggaran untuk perbaikan?” tegas pernyataan LAI.
LAI menilai pembiaran terhadap kondisi terminal tersebut tidak hanya merugikan masyarakat pengguna jasa transportasi, tetapi juga mencoreng wibawa dan martabat pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Lembaga Aliansi Indonesia menyampaikan himbauan langsung kepada Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, agar segera mengambil langkah tegas dengan:
Memerintahkan Dinas Perhubungan Provinsi untuk segera melakukan rehabilitasi Terminal Antar Provinsi dan Antar Negara di Kedamin Hulu;
Menjadikan terminal tersebut sebagai ikon kebanggaan daerah dan negara, bukan justru menjadi aib akibat pembiaran dan kelalaian.
LAI menegaskan bahwa sudah saatnya pemerintah melakukan pembenahan serius terhadap fasilitas publik. “Kita harus berbenah. Jangan biarkan terminal ini terus menjadi kolam ikan dan tempat sampah. Harkat dan martabat negara harus dijaga,” tegasnya. 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat terkait kondisi dan rencana perbaikan Terminal Provinsi Kedamin Hulu tersebut.

(Akon) 

Belum ada Komentar untuk "Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Kondisi Terminal Provinsi Kedamin Hulu yang Memprihatinkan"

Posting Komentar