BBM Melambung Tinggi, Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Kinerja Disperindagkop Kapuas Hulu

Kapuas Hulu, Kalimantanpost.online – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kios pengecer di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mengeluhkan harga yang dinilai melampaui harga eceran yang ditetapkan pemerintah.

Menanggapi kondisi tersebut, Koordinator Lapangan Lembaga Aliansi Indonesia menyampaikan kritik terhadap kinerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Kapuas Hulu yang dinilai belum melakukan langkah konkret di lapangan.

“Kami melihat belum ada tindakan nyata untuk mengatasi lonjakan harga BBM di tingkat pengecer. Seharusnya dinas terkait lebih jeli dalam memantau perkembangan harga di pasar-pasar daerah,” ujar Koordinator Lapangan Lembaga Aliansi Indonesia dalam keterangannya kepada media.

Menurutnya, Disperindagkop memiliki kewenangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan harga yang dijual kepada masyarakat tidak melampaui ketentuan. Ia juga menilai pengawasan perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan warga.

“Kami berharap Disperindagkop segera turun ke lapangan, melakukan sidak ke kios-kios pengecer, dan memberikan peringatan apabila ditemukan penjualan di atas harga yang wajar,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar pengawasan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan aparat penegak hukum seperti Polres, Kodim, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna memastikan ketertiban distribusi dan penjualan BBM di wilayah Kapuas Hulu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disperindagkop Kabupaten Kapuas Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan tanggapan lebih lanjut demi keberimbangan informasi.

(Akon) 

Belum ada Komentar untuk "BBM Melambung Tinggi, Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Kinerja Disperindagkop Kapuas Hulu"

Posting Komentar