Warga Rela Mengantri Panjang Demi Mendapatkan Gas 3kg Di Pangkalan Desa Rambi Sambas

Sambas, kalimantanpost.online,- Antrean panjang di pangkalan gas Desa Saing Rambi Sambas masih terjadi. Dari pantauan awak media menjelaskan bahwa banyaknya para pedagang eceran yang ikut gabung dalam antrian tersebut.

Warga rela mengantre demi bisa membeli gas ukuran 3 kilogram karena murah seharga Rp.20 ribu per tabung gas 3 kg dan rupanya hal tersebut diambil peluang oleh para pedagang untuk ikut juga masuk dalam antrian dan aneh nya pengelola pangkalan gas di Desa Saing Rambi Sambas yang dikelola oleh PT.Harum mau juga memberikan gas 3 kg kepada mereka dengan jumlah 5 tabung bahkan lebih. Hal senada diungkap kan oleh salah satu warga desa Saing Rambi sebut saja "JUJU".
Sedangkan dalam ketentuannya Pemerintah sudah jelas jelas melarang Pedagang eceran/warung sempat dilarang membeli dan menjual gas 3 kg mulai 1 Februari 2025, namun kebijakan ini dievaluasi. Per 4 Februari 2025, pengecer diperbolehkan kembali berjualan dengan syarat terdaftar sebagai sub-penyalur atau pangkalan resmi Pertamina untuk memastikan distribusi tepat sasaran. 

Berikut poin penting terkait pembelian gas 3 kg oleh pengecer:
Peralihan ke Pangkalan Resmi: Pedagang eceran diarahkan menjadi sub-penyalur resmi Pertamina untuk memutus rantai distribusi yang tidak tepat sasaran.

Pembelian di Pangkalan: Pengecer yang sudah terdaftar sebagai sub-penyalur diperbolehkan membeli gas 3 kg di pangkalan resmi sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Syarat & Pendaftaran: Pedagang eceran didorong mendaftar sebagai pangkalan resmi melalui mekanisme yang ditentukan KapanLagi.com agar tetap bisa beroperasi.

Tujuan Kebijakan: Kebijakan ini bertujuan mencegah permainan harga oleh pengecer dan memastikan subsidi dinikmati oleh kelompok yang berhak (rumah tangga, usaha mikro, petani/nelayan sasaran). 
Dengan demikian, pedagang eceran boleh membeli dan menjual gas 3 kg asalkan resmi terdaftar atau bermitra sebagai pangkalan/sub-penyalur resmi, bukan membeli secara bebas tanpa aturan. 

Warga Desa Saing Rambi yang rata-rata wanita dan berusia tidak muda ini tampak datang silih berganti. Lokasi pangkalan gas yang berada persis di bibir jalan raya, membuat arus lalu lintas terkadang tersendat.

"Sudah dari jam 7 tadi ngantre begini, nggak beres-beres. Satu pergi, yang lain dateng lagi, makanya antrenya makin panjang ini," kata seorang warga setempat.(Minggu.25/01/2026)
Harapan warga agar pangkalan gas 3 kg yang berada di Desa Saing Rambi Sambas selalu diawasi karena terindikasi terjadi kecurangan apalagi ini mau masuk bulan Ramadhan yang mana warga sangat membutuhkan gas untuk memasak kebutuhan saat bulan Ramadhan.

Awak media sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada pemilik PT.Harum yang bergerak dibidang pangkalan gas elpiji 3 kg, melalui via WA awak media mendapatkan pesan masuk yang mengatasnama kan PT Harum dan mendapatkan jawaban yang tidak mengenakan bahkan merendahkan propesi wartawan dengan kata kata yang tidak enak di baca.

Penulis.jbs

Belum ada Komentar untuk "Warga Rela Mengantri Panjang Demi Mendapatkan Gas 3kg Di Pangkalan Desa Rambi Sambas"

Posting Komentar