DPKP Sekadau Latih Siswa SMA Karya Hadapi Situasi Darurat Kebakaran
Sekadau, Kalimantanpost.online – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau kembali mengambil langkah proaktif dalam memperkuat budaya tanggap darurat di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran di SMA Karya Sekadau, instansi tersebut mendorong sekolah agar semakin siap menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kegiatan yang digelar pada Senin, 24 November 2025, ini diikuti oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan. DPKP menghadirkan para instruktur yang memberikan penjelasan menyeluruh mengenai penyebab kebakaran, risiko yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan.
Materi edukasi mencakup penjelasan tentang instalasi listrik yang rawan korsleting, penggunaan alat listrik yang tidak aman, kelalaian penggunaan kompor di kantin sekolah, hingga penyimpanan bahan mudah terbakar. Peserta juga diberi pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini agar insiden kecil tidak berkembang menjadi kebakaran besar.
Tidak hanya teori, siswa SMA Karya mengikuti sesi praktik langsung yang menjadi inti dari kegiatan. Mereka dilatih menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), mulai dari cara memegang tabung, menarik pin pengaman, hingga teknik menyemprot api pada sasaran. Para instruktur juga mendemonstrasikan metode smothering, yaitu memadamkan api dengan kain basah untuk menghentikan suplai oksigen pada titik api kecil.
Kepala DPKP Sekadau, Eko Sulistyo, menyampaikan bahwa sekolah harus memiliki sistem kesiapsiagaan yang kuat karena menjadi tempat berkumpulnya ratusan siswa setiap hari. Menurutnya, edukasi dan latihan rutin sangat diperlukan untuk mengurangi risiko ketika insiden terjadi.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Siswa perlu dibekali keterampilan dasar seperti penggunaan APAR agar tidak panik saat menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.
Eko menambahkan, DPKP akan terus mendorong agar setiap sekolah memiliki sarana keselamatan yang memadai, seperti titik kumpul, jalur evakuasi, serta jadwal latihan keselamatan berkala. Dengan pola ini, sekolah diharapkan mampu merespons keadaan darurat secara cepat dan teratur.
DPKP Sekadau menargetkan program edukasi kebakaran diperluas ke lebih banyak sekolah dan instansi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara menyeluruh sehingga potensi risiko kebakaran dapat diminimalkan.
“Kami ingin masyarakat semakin siap dan mampu mengambil tindakan tepat tanpa panik. Edukasi seperti ini adalah langkah penting menuju lingkungan yang lebih aman,” tutupnya.
(Stepanus/*)
Belum ada Komentar untuk "DPKP Sekadau Latih Siswa SMA Karya Hadapi Situasi Darurat Kebakaran"
Posting Komentar