Aktivitas PETI Viral di Desa Bakti Mulia, Diduga Gunakan Alat Berat Ekskavator
Bengkayang, Kalimantanpost.online – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakti Mulia, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Kegiatan tersebut terpantau berlangsung tidak jauh dari permukiman warga dan diduga menggunakan alat berat jenis ekskavator.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, aktivitas penggalian tanah terlihat dilakukan secara terbuka pada siang hari.
Lokasi tambang berada hanya beberapa ratus meter dari rumah warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.
Warga setempat mengaku resah dengan keberadaan tambang ilegal tersebut karena berpotensi merusak lahan, mencemari sumber air, serta memicu longsor.
“Kami khawatir kalau hujan deras, bisa terjadi bencana,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Dari informasi yang dihimpun, alat berat yang digunakan dalam aktivitas PETI tersebut diduga milik seorang berinisial Alut.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang diduga sebagai pemilik alat tersebut.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun instansi terkait, segera turun tangan untuk melakukan penertiban.
Aktivitas PETI dinilai melanggar hukum dan merugikan negara serta lingkungan hidup.
Pemerintah daerah pun diminta bersikap tegas demi menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan warga.
(Tim Redaksi)
Belum ada Komentar untuk "Aktivitas PETI Viral di Desa Bakti Mulia, Diduga Gunakan Alat Berat Ekskavator"
Posting Komentar