Terjun Jadi Caleg DPRD, Messy Tandora Siap Membela Hak-Hak Perempuan Yang Sering Terabaikan.

Kalimantanpost.online,- Bagi perempuan asal Kota Singkawang ini, Messy Tandora mengenal ranah politik bukan hal baru. Messy Tandora kelahiran 1994 ini telah menempuh pendidikan formal di SD Bruder Singkawang (2006), SMP Pengabdi Singkawang (2009), SMA Santo Ignasius  Singkawang (2012), S1 Hukum di STIH (2015) dan mahasiswi Magister Ilmu Hukum (S2) Universitas Tanjungpura (2018) . Messy pemimpin muda yang berintegritas telah banyak pengalaman di organisasi walaupun dalam usia muda. Saat ini, putri bungsu dari lima bersaudara ini aktif sebagai Wakil Ketua FOKPABES (Forum Komunikasi Pasar Beringin Singkawang). Juga tercatat sebagai anggota MABT (Majelis Adat Budaya Tionghoa), Anggota Aliansi Pemuda Tionghoa dan Komunitas Harapan Kasih Singkawang.
Messy Tandora mengaku siap maju dalam kontestasi Pemilihan Anggota Legislatif 2024 DPRD Kota Singkawang Dapil 1 (Kecamatan Singkawang Barat) nomor urut: 2  melalui partai yang membesarkannya yakni Partai Kebangkitan Bangsa.

"Saya siap maju dalam pemilihan Legislatif 2024 untuk DPRD Kota Singkawang Dapil I Kecamatan Singkawang Barat melalui Partai Kebangkitan Bangsa. Karena itu, saya memohon doa restu dan dukungan dari masyarakat agar saya bisa terpilih nanti," ucapnya saat diwawancara media KP, Selasa (23/12/2023).

Ada alasan yang dia ungkapkan mengapa dirinya tertarik untuk menjadi anggota DPRD. "Saya sebagai perempuan dan juga mewakili perempuan generasi milenial tertarik maju, karena ingin ikut menyuarakan hak-hak perempuan khususnya dikota Singkawang. Hingga saat ini masih saja melekat pola pikir patriarki yang cenderung meletakkan perempuan di bawah kekuasaan laki-laki. Perempuan diibaratkan sekaligus ditempatkan sebagai pihak yang tak mempunyai otonomi dan kemandirian di berbagai bidang termasuk politik. Perempuan Indonesia dapat menjadi kekuatan politik dan bisa membuat perubahan besar," kata putri bungsu dari pasangan Chin Bui Phin dan Lie Fui Lang. 
"Jika nanti diri saya terpilih menjadi anggota Legislatif di DPRD, saya akan ikut membela hak-hak perempuan yang seringkali mengalami perundungan atau perilaku yang tidak menyenangkan secara fisik, verbal atau sosial dalam dunia nyata atau dunia maya serta akan lebih memajukan lagi kota Singkawang" tegasnya.

Persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) salah satu perundungan juga akan menjadi perhatian untuk Yuni. "Perempuan jangan ragu atau takut untuk melaporkan ke pihak berwajib apabila terjadi KDRT, walau KDRT merupakan urusan rahasia yang sangat pribadi. Tetapi jika kita mengetahui dan kita diminta untuk membantu tentunya kita harus membantu ikut melaporkan. Begitu juga dengan perempuan yang mengalami pelecehan seksual jangan enggan atau malu untuk melaporkan. Saya siap membantu," tegasnya.

Peduli Soal Stunting
Messy  juga menegaskan dia dan Partai Kebangkitan Bangsa dengan persoalan stunting di wilayah Kota Singkawang. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, kondisi Stunting di Kota Singkawang  menunjukkan angka sebesar 23,5%.
"Masih tingginya angka stunting tersebut di Kota Singkawang tentu saja harus segera ditangani secara bersama- sama. Apabila stunting tidak segera ditangani, maka sumber daya manusia yang sehat dan cerdas di masa depan untuk Kota Singkawang akan berkurang," sebutnya.

Ditambahkan Messy lagi, dia akan terus mendukung program Satu Hari Satu Telur untuk penanganan stunting. Program ini merupakan gabungan lintas organisasi perangkat daerah dengan dipimpin Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Singkawang.
Kesehatan bagi masyarakat Singkawang menjadi pusat perhatian dari Messy. Dia akan ikut mendorong terjadinya peningkatan Standar Pelayanan Kesehatan di Kota Singkawang. Standar pelayanan kesehatan yang diselenggarakan pemerintah ataupun swasta supaya ada rasa keadilan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Persoalan lapangan pekerjaan untuk perempuan juga tak luput dari perhatian Messy. Memang persoalan lapangan kerja tidak bisa dilepaskan dari potensi sumber daya manusia. Karena itu Messy berusaha akan merangkul anak-anak SMA atau SMK agar lebih meningkatkan diri dan keterampilan.

Disamping itu pula dia akan meminta pihak terkait yang konsen pada dunia pendidikan agar lebih memperhatikan kualitas dari siswa dalam menerima pelajaran. Selain itu juga tenaga pengajar agar terus ditingkatkan kemampuan dalam memberi materi pelajaran, yang bukan hanya sebatas teori tapi juga praktek.

"Saya akan bekerjasama dengan pihak terkait bagaimana caranya kita untuk meningkatkan sumber daya manusia lebih baik lagi dan lebih dimaksimalkan. Kita bisa mengajak anak-anak yang misalkan lulusan SMK, SMA itu lebih berpotensi lagi jadi tidak menimbulkan penumpukan pengangguran kedepannya. Misalkan kita akomodasikan mereka dengan usaha mandiri atau wiraswasta," pungkasnya.
Selain itu anak bungsu dari lima bersaudara ini juga sangat konsen dengan Lingkungan Hidup, ketika ditanya tentang banjir yang sering melanda Kota Singkawang, ia menjawab " jika nanti saya duduk di parlemen nanti perlu ada Paradigma Checks and Balances dalam Hubungan Eksekutif-Legislatif dalam mengantisipasi banjir serta peran serta masyarakat dan bila perlu harus ada kebijakan untuk menyisihkan 10 persen dari pendapatan daerah bagi penanggulangan banjir, karena dampak banjir sangat luas dan menurunkan citra Kota Singkawang," ungkapnya sekaligus menutup wawancara.

Penulis : JBS


Belum ada Komentar untuk "Terjun Jadi Caleg DPRD, Messy Tandora Siap Membela Hak-Hak Perempuan Yang Sering Terabaikan."

Posting Komentar