Pemkab Sekadau Konsen Membantu Guru Honorer Penerima BOSDA Tahun 2023

Gambar: Wabup Subandrio, Kepala Dinas Pendidikan, Fran Dawal beserta peserta sosialisasi BOSDA TA 2023.

Sekadau, Kalimantanpost.online - Pemerintah Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Melaksanakan Sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Tahun Anggaran 2023. Kegiatan dilaksanakan di GOR SMK Amaliyah Sekadau pada hari Rabu, 6 Desember 2023.

Kegiatan dilaksanakan mulai hari ini sampai besok (6-7/12). Yang mana berdasarkan peraturan bupati nomer 3 tahun 2023 tentang petunjuk teknis penggunaan BOSDA TA 2023 bagi guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap jenjang SD dan SMP. Peserta seluruh guru honorer di kabupaten Sekadau.
Wakil bupati Sekadau, Subandrio, S.H.,M.H mennyampaikan Atas nama pemerintah kabupaten ucapkan terimakasih kepada peserta sosialisasi BOSDA. Beliau mengapresiasi dunia pendidikan kabupaten Sekadau luar biasa, dibuktikan dengan guru honorer lebih aktif dan rajin masuk ke sekolah dibandingkan dengan PNS (pegawai negeri sipil).

"Ini pengorbanan luar biasa, karena daerah, masyarakat kita tidak bisa maju tanpa pendidikan yang berkualitas, tanpa guru yang berkualitas maka pendidikan tidak akan baik." ungkapnya.

Generasi muda tergantung ditangan bapak, ibu semua sebut wabup, "di setiap kesempatan saya dan bupati selalu menyampaikan bahwa, untuk PNS tidak terlalu memilih tempat, ikuti kebijakan yang telah ditentukan dimanapun bapak/ibu ditugaskan." kata Subandrio

Terkait BOSDA, wabup Subandrio berpesan agar selalu diaudit dan diperiksa. Selain itu, hak kawan jangan diambil karena bisa menjadi kesalahan penggunaan keuangan negara.

"Berhati-hati dan taati lah peraturan yang ada, menjadi guru ini kan pilihan hidup kita," tegas Wabup

Lebih lanjut lagi Wabup menyampaikan, Pemerintah daerah sangat konsen untuk membantu bapak/ibu penerima BOSDA atau yang masuk SK kepala daerah. Sebelum kita interpensi dana, kita menilai hitungan 1 bulan hanya Rp. 300.000, ini tidak maksimal karena bapak/ibu yang berperang serta mendidik.

"Harapannya, adanya BOSDA ini tidak lagi mendapatkan uang hanya sebesar Rp. 300.000, pemerintah telah menganggarkan dari dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan kabupaten Sekadau, maka ini bisa jadi bertambah, demi jasa bapak/ibu" ucap wabup.

Menurut wabup, pendidikan itu perlu karena salah satu indikator jika kita ingin IPM naik. Bisa dibilang angka putus sekolah dan buta huruf masih tinggi, itu yang menyebabkan IPM kita menurun.

"Jika kita mengetahui real penyebab putus sekolah itu. Nah, kami bisa mengatasinya. Untuk itu supaya bapak/ibu di kampung mendorong para orang tua agar anaknya tetap sekolah." pinta Subandrio.

Intinya ungkap beliau, tujuan akhir yaitu mencapai visi misi daerah, salah satunya pendidikan. Untuk goal akhirnya pasti kesejahteraan masyarakat.

Terkait program PPPK yang sudah dilakukan, dari 1000 lebih yang lulus, namun kabupaten Sekadau diterima kurang lebih 500 orang. Nah, jangan salah paham dengan hasil tes P3K, karena itu murni, ini perlu kita luruskan supaya tidak berkembang liar, tutup wabup Subandrio.(dn)

Belum ada Komentar untuk "Pemkab Sekadau Konsen Membantu Guru Honorer Penerima BOSDA Tahun 2023"

Posting Komentar