Asphalt Hot Mix Pembagunan Runway Bandara Singkawang Tidak Sesuai Spesifikasi.

Kalimantanpost.online,- Pj Gubernur Kalimantan Barat didampingi Pj Wali Kota Singkawang meninjau progres pembangunan Bandar Udara Singkawang yang terletak di Kelurahan Pangmilang Kecamatan Singkawang Selatan, Selasa (17/10/2023).Peninjauan dilakukan di area runway bandara dan terminal penumpang yang sedang dalam tahap pengerjaan.

Namun dalam pengerjaan runway banyak ditemui kejanggalan sebagaimana yang diungkap oleh aktivis LSM Fatwa Langit Abdurahman.

Dalam Konfrensi Persnya menjelaskan bahwa" Asphalt Hot Mix dalam pembagunan runway bandara singkawang  diduga dipasok dari perusahaan Asphalt Mixing Plant (AMP) ilegal dan kwalitas mutu asphal yang digunakan  tidak sesuai spesifikasi." ungkapnya.

Sepengetahuan kami jenis produk asphalt yang semestinya digunakan adalah   Asphalt Concrete - Binder Caurse dan Asphalt Concrete -Wearing Caurse dengan merk asphalt Shell bersertifikasi.

Dugaan Asphal tidak sesuai degan spesifikasi yang semestinya   ini berawal dari  ditemukannya ada beberapa mobil thanki pengankut asplhlt curah dilokasi pengolahan AMP. 
Dengan demikian ada indikasi perusahaan pengolahan asphalt hot mix dengan mesin AMP yang juga duga ilegal ini  produk aspal olahanya mengunakan aspal curah.

Terhadap dugaan penyimpagan spesifikasi asphalt  ini dan mengingat anggaran kegiatan Pembagunan Sisi Udara- Bandar Udara Singkawang bersumber dari APBN Kementrian Perhubungan  senilai kuràng lebih 90M maka  harapan kami selaku masyarakat kota singkawang  meminta kepada pihak Kementrian Perhubungan melaui PPK dan konsultan pengawas kegiatan untuk tidak slow respon karena hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya kerugian negara/daerah dan berisiko terhadap keselamatan penerbagan apabila bandara telah difungsikan. 

Demikian juga halnya terhadap dugaan terkait perizinan, kami meminta pemerintah kota singkawang melalui instansi terkait dan pihak DPRD dalam fungsi pengawasannya untuk melakukan inspeksi demi supremasi hukum.

Demi supremasi hukum dan sebagai upaya prepentif terjadinya kerugian negara dan keselamatan penerbagan kami akan segera menyurati pihak terkait baik yg ada didaerah maupun pusat.

Pembangunan Bandara Singkawang butuhkan dana Rp 4,3 Triliun harus ternodai dengan Dugaan Asphal yang tidak sesuai degan spesifikasi yang semestinya ini, yang lebih fatal lagi Dugaan Asphal yang tidak sesuai degan spesifikasi ini digunakan untuk jalur area runway bandara" ungkapnya menutup wawancara.

Penulis: JBS

Belum ada Komentar untuk "Asphalt Hot Mix Pembagunan Runway Bandara Singkawang Tidak Sesuai Spesifikasi."

Posting Komentar