Papan Plang Proyek Drainase Diduga Aneh, Publik Pertanyakan Transparansi


Sekadau, kalimantanpost.online –
Temuan mengejutkan muncul di lapangan terkait proyek Drainase yang dilaksanakan di Desa Nanga Suri, Kecamantan Nanga Mahap, kabupaten Sekadau, Propinsi Kalimantan Barat. Awak media mendapati papan plang proyek yang seharusnya menjadi sarana informasi bagi publik justru menimbulkan tanda tanya besar.
Papan informasi yang dipasang di lokasi proyek mencantumkan data seolah dibuat tanpa standar, bahkan dinilai seperti tidak dikerjakan oleh instansi resmi. Dalam papan tersebut tertulis identitas proyek: “Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pada D.I./D.I.R. Kewenangan Daerah di Provinsi Kalimantan Barat (Paket 2)”, dengan lokasi di D.I. Sepoya, Desa Nanga Sari/ Suri.

Namun, kejanggalan terlihat pada tata letak, penulisan, hingga format papan proyek. Publik menilai, sekelas proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak seharusnya memiliki papan plang standar yang jelas, rapi, dan memuat seluruh informasi penting.
Fakta di lapangan memperlihatkan seolah-olah proyek ini hanya formalitas, tanpa memperhatikan prinsip transparansi. Bahkan, warga menyebut papan tersebut “aneh” dan “membingungkan”, seakan dibuat asal-asalan tanpa memperhitungkan citra lembaga negara.

Diketahui, pelaksana proyek ini adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk, sementara konsultan supervisi tercatat Pangan Palma Jaladri - KSO. Sayangnya, tidak ditemukan informasi detail mengenai nilai kontrak, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, serta sumber anggaran. Padahal, informasi tersebut wajib dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan penggunaan anggaran negara.

Beberapa tokoh masyarakat menilai, kejanggalan papan proyek seperti ini dapat menimbulkan spekulasi adanya ketidakberesan dalam pelaksanaan. “Kalau papan saja tidak jelas, bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa pekerjaan ini dilakukan sesuai aturan?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun konsultan supervisi belum memberikan penjelasan resmi terkait temuan tersebut. Awak media juga masih berupaya meminta konfirmasi dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak selaku instansi teknis yang menaungi proyek.

Publik berharap agar pihak berwenang segera menindaklanjuti kejanggalan ini demi menjamin transparansi serta kualitas pembangunan infrastruktur di daerah.

(Tim/Redaksi) 

Belum ada Komentar untuk "Papan Plang Proyek Drainase Diduga Aneh, Publik Pertanyakan Transparansi"

Posting Komentar