Galian C Kaliasin Dengan Dalih Pembangunan Vihara Mendapat Protes Warga
kalimantanpost.online, Singkawang — Warga RT 22 dan RT 23 RW 004, Kaliasin, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang menolak aktivitas keluar masuk dam truck proyek Vihara Cakra Wala Darma. Debu, kebisingan, dan kerusakan jalan dinilai meresahkan lingkungan.
Menurut warga, lalu lintas dam truck yang terjadi setiap hari sudah melampaui batas toleransi dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Lalu lintas dam truck yang keluar masuk setiap hari membuat warga resah. Debu beterbangan masuk rumah, bising dari pagi sampai sore, dan jalan lingkungan jadi cepat rusak. Anak-anak juga terganggu saat main," ujar salah seorang warga, Jumat, 17 Juli 2026.
Ketua RT 23 Kaliasin, Kel Sedau, Ng Saucung, memastikan aktivitas kendaraan dam truck untuk sementara dihentikan. Penghentian dilakukan setelah warga melakukan musyawarah.
"Kami sudah rembuk dengan warga RT 22 dan RT 23. Untuk sementara aktivitas dam truck kami hentikan dulu sambil menunggu solusi bersama dari pihak pengelola, kelurahan, dan pihak terkait, jangan sampai merugikan warga," ujar Ng Saucung.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola pembangunan Vihara Cakra Wala Darma belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga.
(Pimred)
Belum ada Komentar untuk "Galian C Kaliasin Dengan Dalih Pembangunan Vihara Mendapat Protes Warga"
Posting Komentar