Kader dan Struktur DPC PKB Kota Singkawang Tolak Kepengurusan Baru DPC PKB Masa Bhakti 2026–2031.
Kalimantanpost.online,- Singkawang, 13 Juni 2026 – Sejumlah kader dan pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Singkawang mulai dari DPC (Dewan Pengurus Cabang), DPAC (Dewan Pengurus Anak Cabang), BANOM (Badan Otonom) dan sayap Partai Kebangkitan Bangsa Kota Singkawang menyatakan penolakan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB terkait penetapan kepengurusan baru Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Singkawang Masa Bhakti 2026–2031.
Penolakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada DPP PKB sebagai bentuk penyampaian aspirasi kader daerah terhadap terbitnya Ketetapan Tim Koordinator DPP PKB tentang Penetapan Calon Pimpinan Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB Kota Singkawang. Dalam keputusan tersebut diumumkan Karmayadi, S.Ag sebagai Ketua Dewan Tanfidz dan Messy Tansora, SH., MH sebagai Sekretaris Dewan Tanfiz DPC PKB Kota Singkawang.
Para kader menilai keputusan tersebut belum sepenuhnya mempertimbangkan realitas politik, kondisi objektif organisasi, serta aspirasi mayoritas kader dan struktur partai di tingkat daerah. Mereka menegaskan bahwa evaluasi terhadap capaian organisasi, konsolidasi kader, penguatan basis konstituen, serta tantangan politik menuju Pemilu 2029 seharusnya menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah kepemimpinan partai.
Dalam pernyataannya, para kader menyampaikan keyakinan bahwa kepemimpinan H.Abdul Mutalib, SE., ME masih sangat dibutuhkan untuk menjaga soliditas internal partai serta mempertahankan dan meningkatkan capaian politik PKB di Kota Singkawang dan terbukti dibawah kepemimpinan H.Abdul Mutalib, SE., ME PKB Kota Singkawang pada pemilu legislatif 2024 sebagai pemenang dalam perolehan kursi di DPRD Kota Singkawang.
Menurut mereka, selama masa kepemimpinan H. Abdul Mutalib,SE.ME, PKB Kota Singkawang dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi, memperkuat jaringan kader, serta membangun komunikasi politik yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat.
Kader dan pengurus yang menyampaikan aspirasi tersebut juga mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan pada momentum saat ini berpotensi menimbulkan gejolak internal yang dapat mengganggu proses konsolidasi partai menjelang agenda politik mendatang.
Mereka berharap DPP PKB dapat menjunjung tinggi prinsip musyawarah, kearifan politik, serta penghargaan terhadap aspirasi kader di daerah. Oleh karena itu, mereka meminta agar keputusan terkait kepengurusan DPC PKB Kota Singkawang dapat ditinjau kembali secara bijaksana dan mempertimbangkan masukan dari kader serta struktur partai di tingkat akar rumput.
"Kami menyampaikan sikap ini bukan sebagai bentuk pembangkangan terhadap keputusan partai, melainkan sebagai wujud tanggung jawab moral dan politik demi menjaga marwah, kekuatan, dan keberlangsungan perjuangan PKB di Kota Singkawang," demikian ungkap Evan sebagai ketua Banom Gerbang Tani PKB Kota Singkawang saat diwawancarai awak media KP.
Para kader juga menyatakan bahwa apabila aspirasi yang disampaikan tidak mendapatkan perhatian yang proporsional, mereka akan mengevaluasi kembali keterlibatan dalam struktur Pengurus baik dari tingkat DPC dan PAC maupun badan dan sayap partai, termasuk mempertimbangkan untuk meletakkan jabatan yang saat ini diemban.
Berita ini menjadi bentuk aspirasi politik kader daerah yang berharap terciptanya keputusan terbaik demi menjaga persatuan, soliditas, dan keberlanjutan perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa di Kota Singkawang menuju Pemilu 2029.
Penulis. jbs
Belum ada Komentar untuk "Kader dan Struktur DPC PKB Kota Singkawang Tolak Kepengurusan Baru DPC PKB Masa Bhakti 2026–2031."
Posting Komentar